Log In  |  Mobile View  |  Help  
 
Visiting Kaos Distro murah's Shares (account name: kaosdistro42)
 
PT PERTAMINA: Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan
  
Creation date: Dec 1, 2016 11:10 pm     Last modified date: Dec 1, 2016 11:10 pm   Last visit date: May 28, 2017 11:39 am     link & embed ?...
1 / 20 posts
Dec 1, 2016  ( 1 post )  
12/1/2016
11:26 pm
Kaos Distro murah (kaosdistro42)

PT Pertamina: Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan terbaik yang sangat peduli lingkungan sehingga membuat Bahan bakar paling berkualitas yang ramah lingkungan.

 

Pertamina (persero) sukses menciptakan solusi bahan bakar berkelas tinggi berkualitas sebagai penyulingan alkohol secara tradisional yang banyak disalahgunakan sebagai minuman yang memabukkan, sekarang bisa diubah menjadi bahan bakar minyak berkualitas paling ramah lingkungan nabati yang bisa digunakan langsung.

 

Hasil riset menunjukkan, Bahan bakar paling berkualitas ramah lingkungan yang diciptakan pertamina ini bertujuan untuk bioetanol sebagai bahan bakar ramah lingkungan itu dapat digunakan langsung untuk sepeda motor dan generator listrik, tetapi masih dibutuhkan rekayasa lebih dahulu pada mesin yang akan digerakkan.

 

”Secara tradisional, Pertamina di tengah masyarakat solusi bahan bakar terbaik sudah banyak yang mampu mengolah bioetanol dengan kadar tengah berkisar 80 persen. Biasanya, untuk dijadikan bahan bakar nabati itu ditingkatkan lagi menjadi di atas 95 persen melalui satu tahap berikutnya yang memakan biaya lebih mahal,” kata Dr Ing Puji Untoro, periset Rekayasa Material pada Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Rabu (17/2) di Jakarta.

 

Rekayasa mesin Pertamina solusi bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan dilakukan dengan menambahkan bahan bakar energi cair dan gas suatu komponen yang disebut reaktor plasma. Reaktor ini terbuat dari tabung atau silinder baja berukuran kecil sebagai komponen pembentuk gas awal sebelum masuk ruang pembakaran.

 

Menurut Puji Untoro, di dalam reaktor plasma itu terjadi pemutaran bahan bakar nabati pada frekuensi ultrasonik. Proses inilah yang memungkinkan dihasilkannya gas dari bioetanol kadar tengah yang dapat terbakar sempurna.

 

”Riset berikutnya, diproyeksikan agar hasil itu bisa untuk bioetanol dengan kadar lebih rendah lagi, sampai 60 persen,” kata Puji.

Rekayasa ini berdasarkan gagasan dari Sulaiman Budi Sunarto, inovator dari PT Agro Makmur, Karanganyar, Jawa Tengah. Budi selama ini mengembangkan rekayasa sumber energi dari sumber daya pedesaan, satu di antaranya pengembangan produksi bioetanol dari singkong yang dimanfaatkan untuk bahan bakar nabati.

 

”Selama ini, dari hasil penyulingan bahan bakar bermutu tinggi ini dengan kadar 80 persen memang tidak bisa langsung digunakan untuk bahan bakar mesin sepeda motor. Tetapi, dengan rekayasa memperbesar ruang pembakaran, akhirnya bisa,” kata Budi.

 

Dia mengacu pada Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan peristiwa kebakaran besar yang diguyur dengan air sedikit, misalnya seember. Menurut Budi, setelah air itu diguyurkan justru memperbesar kobaran api.

Select a Color